Skip to main content

Polisi Tangani Kasus Meninggalnya Seorang ABK Diatas Kapal LCT Nurul Ihsan 05 Kabupaten Merauke

Seorang ABK Kapal LCT NURUL IHSAN 05 meninggal dunia di atas kapal di Perairan Muara Safan Selat Mariana Kimaam, Selasa (24/11/2020) pukul 07.45 WIT.

Kapal LCT Nurul ihsan 05, yang bermuatan BBM dari Merauke tujuan Bade, di perjalanan kapal tersebut mengalami trebel pada mesin lampu, kemudian korban yang bertugas sebagai KKM bersama rekannya dari ruang akomodasi ke ruang mesin, untuk memeriksa kerusakan pada mesin lampu tersebut, tiba-tiba korban terjatuh dan pingsan, kemudian rekannya berusaha untuk mengangkat korban sendirian namun karena tidak kuat, rekan korban memanggil seluruh kru kapal untuk membantu mengangkat korban dari ruang mesin ke ruang akomodasi.

Setelah tiba di ruang akomodasi beberapa kru kapal melakukan pertolongan pertama pada korban, namun korban belum juga siuman, setelah kapal LCT berada di depan sekitar perairan Kampung Kumbis, Jimmy Lengkong turun dari kapal ke Kampung Kumbis mencari hubungan yang tercepat yaitu spead dengan tujuan membawa korban ke Kimaam, karena kapal tidak cepat karena sedang melawan arus, setelah Jimi mendapat spead dan kembali ke kapal, untuk mau membawa korban, para kru kapal memberitahukan bahwa korban telah menghembuskan nafas terakhir.

Pukul 15.00 WIT Jenazah dibawa ke Kimaam dengan mengggunakan spead untuk selanjutnya di bawa ke Puskesmas Kimaam guna di lakukan Outopsi luar. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan dari hasil otopsi luar tidak ditemukan kekerasan, menurut analisa tim medis korban meninggal sebabkan karena serangan jantung.

Jenazah korban telah di terbangkan ke Merauke dengan menggunakan pesawat carteran (AM AIR) pagi ini pukul 08.30 WIT.

 

Sumber : https://86news.co/2020/11/24/polisi-tangani-kasus-meninggalnya-seorang-abk-diatas-kapal-lct-nurul-ihsan-05-kabupaten-merauke/