news

Bea Cukai Tangkap Kapal Bawa Barang Ilegal di Perairan Batam

17 Dec 2022

Bea Cukai Batam tangkap kapal SB Rahmat Jaya 12 membawa berbagai jenis barang ilegal yang tidak dilengkapi dokumen kepabeanan. Penangkapan dilakukan di Perairan Tanjung Riau, Batam, Kepulauan Riau.

”Kapal patroli Bea Cukai yang sedang melakukan Operasi Patroli Laut Pandawa menangkap kapal SB Rahmat Jaya 12 yang membawa berbagai jenis barang ilegal yang tidak dilengkapi dokumen kepabeanan berupa 87 buah handphone, 2 unit laptop, 15 koli pakaian dan tas-tas bekas, serta 11 unit sepeda bekas di wilayah perairan Tanjung Riau pada Rabu (14/12),” kata Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi M. Rizki Baidillah seperti dilansir dari Antara, di Batam, Kepulauan Riau.

Rizki mengatakan, penangkapan itu bermula ketika Satgas Patroli Laut Bea Cukai Batam mendapatkan informasi bahwa terdapat sarana pengangkut yang diduga membawa barang tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan melalui kapal penumpang dari Batam ke Tembilahan, Riau. Kemudian satgas patroli laut melakukan pemeriksaan kapal SB Rahmat Jaya 12 yang sedang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Riau ke Pelabuhan Domestik Sekupang.

”Dari pemeriksaan tersebut ditemukan 87 handphone yang disembunyikan di barang bawaan awak kapal dan kompartemen air conditioner (AC) kapal,” ujar Rizki Baidillah.

Dia menjelaskan, penyelundupan itu disebut dengan metode concealment. Selain itu, ditemukan 15 koli pakaian bekas dan tas bekas serta 11 unit sepeda bekas. Dalam proses pemeriksaan kapal dibantu juga Tim K-9 dengan anjing pelacak.

”Dalam Operasi Patroli Laut Pandawa 2022 kali ini, awak kapal yang terlibat dalam satgas bea cukai banyak melibatkan para pegawai perempuan bea cukai yang disebut dengan Srikandi Bea Cukai. Hal ini sebagai bentuk penerapan Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam lingkungan bea cukai,” tutur Rizki Baidillah.

 

Atas kejadian itu, pelaku diduga melanggar Undang-Undang Kepabeanan Nomor 17 Tahun 2006, Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021, dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34 Tahun 2021. Selanjutnya, kapal dibawa menuju Dermaga Bea Cukai di Tanjung Uncang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: JawaPos.com


Arsip Berita