news

Puluhan Warga Rohingya Ditangkap Polairud Tanjungbalai, Naiki Kapal Kayu Ilegal

28 Dec 2022

 

Tim Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Kepolisian Resor Tanjungbalai, Sumatra Utaramenangkap satu unit kapal kayu yang memasuki wilayah laut Indonesia secara ilegal.

Petugas menjumpai kapal tersebut saat sedang melakukan tugas patroli di Perairan wilayah Tanjungbalai. Pada saat itu, petugas patroli melihat sebuah kapal sedang berlayar dan mencurigakan.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Ahmad Yusuf Afandi dalam keterangannya pada Selasa (27/12), bahwa personel Polairud memang sedang melaksanakan tugas patroli di perairan wilayah Polres Tanjungbalai.

Petugas yang mengetahui kapal mencurigakan sedang berlayar di laut Indonesia itu segera dihentikan dan dilakukan penggeledahan terhadap isi kapal tersebut.

 "Kemudian petugas Patroli Sat Polairud Tanjungbalai melakukan pengejaran kapal tersebut. Kapal berhasil dihentikan di Perairan Asahan Mati, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan. Kemudian petugas patroli Aiptu Sarianto melakukan pemeriksaan kapal," terang AKBP Ahmad Yusuf Afandi dilansir Antara (28/12).

Dari hasil pemeriksaan, petugas Sat Polairud Tanjungbalai menemukan warga asing sebanyak 28 orang yang berasal dari Rohingya. Menurut nakhoda kapal bernama Khairul Umam, bahwa mereka hendak menuju ke Bagan Asahan.

Petugas kemudian menggeledah dokumen-dokumen yang ada, namun tidak ditemukan dokumen resmi yang dimiliki penumpang kapal tersebut.

"Selanjutnya petugas memeriksa dokumen kapal kayu dan orang-orang tersebut. Saat itu nakhoda kapal mengatakan tidak membawa dokumen kapal maupun dokumen orang asing tersebut," ungkapnya.

Dengan tidak adanya dokumen ataupun identitas resmi, orang-orang tersebut kemudian dipindahkan menuju Kantor Sat Polairud Polres Tanjungbalai untuk dilakukan proses hukum yang berlaku.

"Selanjutnya dilakukan evakuasi orang Myanmar dari kapal kayu tersebut ke Grasi Kantor Sat Polairud Tanjungbalai," terang Ahmad.

Personel Sat Polairud bersama dengan petugas Imigrasi Tanjungbalai melakukan pendataan terhadap warga Rohingya tersebut dan menahan nakhoda kapal yaitu Khairul Umam.

Adapun data penumpang kapal ilegal itu berjumlah 28 orang yang terdiri dari 11 orang laki-laki dewasa, 11 orang perempuan dewasa, 3 orang anak laki-laki, dan 3 orang anak perempuan.

Seluruh warga Rohingnya ini nantinya akan diserahkan ke pihak Imigrasi Tanjungbalai untuk proses selanjutnya.

 

 

sumber:Puluhan Warga Rohingya Ditangkap Polairud Tanjungbalai, Naiki Kapal Kayu Ilegal | merdeka.com

Arsip Berita