news

Kapal Nelayan Hilang Kontak di Perairan Natuna, Abdul Rahman: Pencarian Korban Terus Dilakukan

22 Sep 2023

Kapal nelayan hilang kontak di perairan Natuna. Satu orang nelayan hingga saat ini belum ditemukan. Kejadian terjadi pada Sabtu, 16 September 2023, saat Satarwin (korban) berangkat melaut dari Pelabuhan Cemaga Natuna dan dijadwalkan kembali setelah tiga hari. Namun hingga hari keenam, ia masih belum kembali.

 

 Informasi mengenai kehilangan kapal ini baru diterima pada tanggal 21 September 2023 melalui laporan Bapak Iskandar, seorang warga Desa Batu Gajah, Kabupaten Natuna.

 

Dilaporkan bahwa Satarwin terakhir kali terlihat berada di koordinat 3° 12.376'U 108° 25.470'T, dengan jarak sekitar 42,3 NM dari Kantor SAR Natuna. Dua nelayan lain yang hendak kembali ke Pulau Natuna melaporkan kejadian ini.

 

Deskripsi kapal yang hilang mencakup lambung berwarna biru, atap berwarna merah dan list merah, serta berukuran 5 GT.

 

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Natuna, TNI/POLRI, Bakamla, SROP, HNSI, dan BMKG telah segera mengkoordinasikan upaya pencarian informasi terbaru mengenai keberadaan Satarwin.

 

Basarnas (Badan SAR Nasional) telah mengerahkan lima orang personel penyelamat dan satu personel Polairud menggunakan Rigid Inflatable Boat 03 Natuna menuju lokasi pencarian.

 

Meskipun kondisi cuaca saat pencarian dilakukan adalah hujan dengan angin berkisar 11-15 knot serta gelombang laut mencapai 0,5 meter dengan arah angin ke barat daya, tim SAR tidak henti-hentinya berupaya menemukan nelayan yang hilang.

 

Berbagai alat keselamatan dan peralatan radio komunikasi digunakan untuk mendukung Operasi Pencarian ini. Selain itu, petugas komunikasi terus berupaya menghubungi instansi terkait di Kabupaten Natuna.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, memberikan respons terhadap upaya pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Ia menegaskan komitmennya untuk berusaha semaksimal mungkin dalam pencarian korban yang hilang.

 

Abdul Rahman juga mengingatkan para nelayan pentingnya keselamatan para nelayan dan kewaspadaan dalam berlayar di perairan yang seringkali tidak terduga, Abdul Rahman juga mengingatkan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, membawa alat keselamatan, dan berhati-hati saat beraktivitas di laut.

 

"Kami akan berusaha semaksimal mungkin dan berharap korban segera ditemukan. Kami juga terus menghimbau kepada para nelayan agar memperhatikan kondisi cuaca dan menggunakan alat keselamatan, serta sebaiknya tidak berlayar sendirian saat berada di laut," ungkap Kepala SAR Natuna, Abdul Rahman.

 

Pencarian korban yang hilang ini masih terus dilakukan dengan harapan dapat membawa kabar baik.

(ピコ)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : https://anambas.pikiran-rakyat.com/kepulauan-riau/pr-3167150204/kapal-nelayan-hilang-kontak-di-perairan-natuna-pencarian-korban-terus-dilakukan?page=2


Arsip Berita