news

Anggota Ditpolair Polri Tangkap Nelayan Pakai Bom Ikan

19 Jan 2024

Satu unit kapal katinting yang diduga terlibat dalam praktik penangkapan ikan ilegal menggunakan bahan peledak atau destructive fishing berhasil ditangkap oleh tim KP Belibis - 5007 Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.

 

Penangkapan ini berlangsung di Perairan Bone, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, pada Rabu 17 Januari 2024.

 

Komandan KP Belibis - 5007, Kompol Choky Margan, menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari informasi yang diterima tim dari masyarakat setempat.

 

Pemberitahuan tersebut menyampaikan adanya aktivitas nelayan yang menggunakan handak atau bom ikan di Perairan Teluk Bone.

 

Dari informasi tersebut, pada Rabu, 17 Januari 2024 sekitar pukul 11.30 Wita, Tim KP Belibis - 5007 melaksanakan pengawasan dan pemantauan di wilayah perairan tersebut.

 

Pukul 14.00 Wita, tim mendengar suara ledakan dua kali di perairan Tanjung Tipuluwe, Bone.Dengan cepat, tim mendekati sumber suara letusan dan mencurigai sebuah perahu Katinting yang diawaki dua orang, dengan satu orang lainnya terlihat berenang di laut, diduga sedang mengumpulkan ikan.

 

Dalam penangkapan ini, tim berhasil menyita 6 batang detonator rakitan sebagai barang bukti.

 

Di perahu juga ditemukan keping obat nyamuk, 2 botol plastik isi minyak tanah, 3 gabus berisi ikan campuran, dua korek kayu, 2 buah korek gas, 5 buah potongan sendal karet bulat kecil sebesar ibu jari kaki dan dan buah kacamata selam.

 

Terduga pelaku dan barang bukti dibawa menuju Mako Ditpolairud Polda Sulawesi Selatan.

 

Terduga dijerat pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI nomor 12 tahun 1951 tentang senpi dan bahan peledak dan atau pasal 85 UU No. 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan.

 

sumber: jateng.tribunnews.com/2024/01/19/anggota-ditpolair-polri-tangkap-nelayan-yang-pakai-bom-ikan-di-bone-6-detonator-bom-diamankan 


Arsip Berita